“Hai orang-orang yang beriman. Janganlah kamu
ambil menjadi kepercayaanmu (pemimpin) orang-orang yang diluar kalanganmu,
(karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudhoratan bagimu. Mereka
menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka dan
apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah
kami terangkan kepadamu ayat-ayat kami, jika kamu memahaminya.” (Q.S. Ali-Imran
3:118).
Masalah kepemimpinan
seperti Ulil Amri, presiden atau pemimpin-pemimpin yang lainya adalah salah
satu tema, di antara banyak temayang disebut di dalam Al-Quran. Hal ini
menunjukan bahwa Al-Quran atau agama Islam tidak hanya berurusan dengan masalah
kepercayaan dan ritual belaka. Akan tetapi, Islam adalah agama yang universal,
Islam berurusan dengan aqidah, ibadah, akhlaq, serta berbagai macam urusan duniawi
(muamalah), yang meliputi ideologi, politik, sosial, ekonomi, peradaban maupun
kebudayaan. Universalitas Islam telah di tetapkan oleh Allah SWT dalam
firmanya: “Tiadalah kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab, kemudian kepada
tuhanlah mereka menghimpunkan”, (Q.S. Al-An’am 6:38).