Selasa, 23 Desember 2014

Aliran-Aliran Dalam SejarahTeotologi Islam

“Umat Yahudi terpecah menjadi 71 atau 72 golongan, umat Nasrani juga demikian. Dan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan”…(Hadits Riwayat Tirmidzi).

1.       Sunny (ahlussunnah wal jama’ah). Golonagan yang mengikuti sunnah Nabi dan para sahabatnya dan berada pada al-jama’ah(mayoritas uamat).
2.       Syiah : Golongan yanag awalnya merupakan gerakan politik. Terlahir usai pertikaian Ali dan Mu’awiyah. Selanjutnya Syiah merambah wilayah teotologis dengan mengangkat isu-isu politis ke khalifahan Ali dan keperibadian para Ahlus Bait. Syiah memiliki banayak aliran. Dari radikal sampai yang moderat.
3.       Mu’tazilah : Golongan orang-orang yang menganggap bahwa akal bias disejajarkan atau bahkan “menundukan” wahyu. Golongan Mu’tazilah dirincikan dengan kebebasan rasio dan banyak menggunakan pertimbangan akal dalam perkara teotologis dan eskatologis (gahaib).
4.       Qodariyah : Golongan yang mengangap nasib manuusia sepenuhnya bergantung pada manusia itu sendiri. Mereka menganggap Allah tidak berperan dalam urusan nasib manusia, karena bukan Allah yang menentukan, tetapi semata-mata usaha manusia.
5.       Jabbariyah : Lawan dari Qodariyah, golongan yang berpandangan bahwa semua yang ada telah ditentukan Allah, maka tidak ada gunanya lagi usaha ikhtiar manusia.