Rabu, 30 Desember 2015

Program Binery Tree Mengunakan Pascal


Binery Tree
Pohon (tree) merupakan struktur data tak linier yang mempunyai sifat-sifat dan ciri-ciri khusus. Struktur ini biasanya digunakan untuk menggambarkan hubungan yang bersifat hirarki antara elemen-elemen yang ada. 
Pohon biner (binary tree) bisa didefinisikan sebagai suatu kumpulan simpul yang mungkin kosong atau mempunyai akar dan dua sub pohon yang saling terpisah yang disebut dengan subpohon kiri (left subtree) dan sub pohon kanan (right subtree). Sub pohohn juga disebut dengan cabang. Karakteristik yang dimiliki oleh pohon biner adalah bahwa setiap simpul paling banyak hanya mempunyai dua bauh anak. Dengan kata lain, derajat tertinggi dari setiap simpul dalam pohon adalah dua. Karakteristik yang lain adalah pohon biner dimungkinkan tidak mempunyai simpul.


Selasa, 29 Desember 2015

Dakwah Bil Lisan



            Pengertian Dakwah
Kata Dakwah merupakan masdar (kata benda) dari kata kerja Da’a, Yad’u yang berarti panggilan, seruan atau ajakan. Pada prinsipnya, dakwah adalah kegiatan yang bersifat menyeru, mengajak dan memanggil orang untuk beriman dan taat kepada Allah SWT sesuai syariat Islam. 
 
             Dakwah Bil Lisan
Dakwah Bil Lisan adalah metode dakwah yang dilakukan oleh seorang da’I dengan mengunakan lisanya pada saat aktivitas dakwah melalui bicara yang biasanya dilakukan dengan ceramah, pidato, khutbah, dlsb. Pada tahap kebudayaan manusia kegiatan membaca dan menulis belum ada. Maka dari itu, dakwah dilakukan dengan metode dakwah bil lisan.
Dalam Al-Qur’an Surah Al-Nahl (16): 125 termuat beberapa metode dakwah sebagaimana dalam firman Allah SWT:
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang terbaik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari JalanNya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
Tiga metode dakwah yang terkandung dalam ayat ini, yaitu : metode al-hikmah, metode al-maw’izhah dan metode mujadalah:

Selasa, 27 Oktober 2015

Pengertian Bid'ah

Pengertian Bid’ah
Ibnu Manzhur berkata: “Bada’asy syai-a, yabda’uhu bad’an wabtada’ahu; artinya menciptakan sesuatu atau mengawali penciptaan sesuatu. Badda’ar rakiyyah, artinya menggali sumur dan membuatnya Al-Badii’u dan Al-Bid’u, artinya sesuatu yang menjadi awal permulaan.

Dalam Al-Quran disebutkan:

“Katakanlah, aku bukanlah Rasul yang pertama di antara Rasul-rasul. dan aku tidak tau apa yang akan diperbuat terhadapku dan terhadapmu. Aku hanyalah mengikuti apa yang di wahyukan kepadaku, dan aku hanyalah pemberi peringatan yang menjelaskan.” (Q.S. Al-Ahqaaf:9)

Rabu, 07 Oktober 2015

Pengertian Takdir

Takdir adalah ketentuan Allah yang ditetapkan sejak zaman azali (dahulu). Dalam bahasa arab takdir disebut dalam dua kata yaitu qadha dan qodar.

Qahda adalah ketentuan atau ketentuan Allah SWT. Tentang segala sesuatu yang berkenaan dengan makhluk-Nya sesuai iradah (kehendak-Nya), meliputi baik, buruk, hidup dan mati dlsb.
Qadar berarti kepastian, peraturan, dan ukuran. Sedangkan menurut istilah, qadar adalah perwujudan ketetapan (qadha) terhadap segala sesuatu yang berkenaan dengan makhluk-Nya yang telah ada sejak zaman dahulu sesuai dengan iradah-Nya. Qadar disebut juga takdir Allah yang berlaku bagi semua makhluk hidup, baik yang telah terjadi, sedang terjadi, maupun yang akan datang.

Allah SWT berfirman dalam surat Ar-Rad ayat:11


“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tidak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain dia”. (QS. Ar-Rad ayat:11)

Kedua kata ini bermakna sama (sinonim) tapi ada juga yang memberi makna berbeda. Menurut Ulama, takdir ada yang bisa berubah ada yang tidak bisa berubah. Yang pertama disebut Takdir Muallaq dan Takdir Mubram.

1. Takdir Mubram
Yaitu takdir Allah yang tidak dapat diubah, tidak dapat memilih serta tidak memiliki kemampuan unutk merubahnya. Takdir Mubram ini terdapat pada sunnatullah yang ada di alam jagat raya ini. Salah satu contohnya adalah kelahiran seseorang, kematian, perjalanan matahari, bulan, planet sesuai dengan ketentuan yang telah digariskan oleh Allah.

 Allah SWT berfirman di dalam surat Al-Imran ayat:154


“Kemudian setelah kamu berdukacita. Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari pada kamu, sedang segolongan lagi telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri, mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah. Mereka berkata: “Apakah ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini?”. Katakanlah: “Sesungguhnya urusan itu seluruhnya ditangan Allah”. Mereka menyembunyika dalam hati mereka apa yang tidak mereka terangkan kepadamu; mereka berkata: “Sekiranya ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan dibunuh (dikalahkan) di sini”. Katakanlah: “Sekiranya kamu ada dirumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh”. “Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada di dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati.

2. Takdir Muallaq
Takdir ini dapat diubah dan manusia di beri akal dan hati nurani untuk memilihnya. Karena pada prinsipnya dalam kehidupan ini, ada sisi positif dan negatif yang akan selalu mengikuti perjalanan panjang manusia. Sisi positif dan negatif tersebut disebut dengan takdir dalam kontek Takdir Muallaq atau kata lain nasib.

Allah SWT berfirman di dalam surat Ar-Rad ayat:39


“Allah menghapus apa yang dia kehendaki dan menetapkan (apa yang dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul Kitab (Lauh Mahfuzh)”. QS. Ar-Rad ayat:39

Contoh dari Takdir Muallaq yaitu: Misalkan ada seseorang miskin kemudian ia berangan ingin menjadi orang kaya, maka ia harus berdoa serta berusaha agar yang ia inginkan untuk menjadi orang kaya dapat terujud.

Wallahualam Bisshoaff
Semoga Artikel singkat ini dapat bermanfaat. Aaminn......


Jumat, 02 Oktober 2015

Pengertian Aqidah

A. Pengertian Aqidah

Aqidah berasal dari kata ‘aqida ya’qidu’ aqdan aqidatan. Kaitan antara arti kata aqdan dan aqidah adalah keyakinan itu tersimpul dengan kokoh di dalam hati, yang memiliki sifat mengikat.

Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat:15



“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar”. (QS Al-Hujurat ayat:15)

1. Menurut Hasan Al-Banna
Aqidah (bentuk prural dari aqidah) beberapa perkara yang wajib diyakini kebenaranya oleh hati, mendatangkan ketentraman jiwa, menjadi keyakinan yang bercampur  sedikitpun  dengan keragu-raguan.

2. Menurut Abu Bakar Jabir al-Jazairy
Aqidah adalah sejumlah kebenaran yang dapat di terima secara umum oleh manusia berdasarkan akal, wahyu, dan fitrah. Kebenaran itu di patrikan oleh manusia di dalam hati serta di yakini kesahihan dan keberadaanya secara pasti dan di tolak segala sesuatu yang bertentangan dengan kebenaran itu.

Dari kedua definisi di atas dapat diartikan Aqidah merupakan suatu kepercayaan, keyakinan, dari dalam hati seseorang tanpa ada sedikitpun rasa ragu-ragu terhadapnya.

B. Sumber Aqidah yang benar

Aqidah adalah tauqifiyah. Artinya: tidak bisa di tetapkan kecuali dengan dalil syar’i, tidak ada medan ijtihad dan berpendapat di dalamnya. Karena itulah sumber-sumbernya terbatas kepada apa yang ada di dalam A;-Quran dan As-Sunnah. Sebab tidak seorangpun yang lebih mengetahui tentang Allah, tentang apa-apa yang wajib bagi-Nya dan apa yang harus disucikan dari-Nya melainkan Allah sendiri. Oleh karena itu manhaj as-Salafush Shalih dan para pengikutnya dalam mengambil Aqidah terbatas pada Al-Qur’an dan As-Sunnah/Hadists.

C. Istilah-istilah lain tentang Aqidah

1. Iman: Sesuatu yang di yakini di dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan perbuatan.
2. Tauhid: Mengesakan Allah SWT
3. Ushuludin: Pokok-pokok Agama
4. Fiqh Akbar: Berdasarkan pemahaman bahwa Tafaqquh Fiddin yang di perintahkan Allah dalam surat At-Taubah ayat:122, bukan hanya malah fiqh, tentu dan lebih utama masalah Aqidah. Dikatakan fiqh akbar, adalah untuk membedakan dengan fiqh dalam masalah hukum.

D. Ruang lingkup Aqidah

Menurut Hasan Al-Banna ruang lingkup Islam meliputi:

1. Ilahiyyat
Yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan Allah, seperti ujud Allah, sifat Allah, nama dan perbuatan Allah dlsb.

2. Nubuwat
Yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang berhubungan behubungan dengan Nabi dan Rasul. Pdmbicaraan mengenai kitab-kitab Allah yang dibawa para Rasul, Mu’jizat Rasul dlsb.

3. Ruhaniyat
Yaitu tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan alam metafisik/ghaib seperti jin, iblis, syaiton, malaikat dlsb.

4. Sam’iyyat
Yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang hanya bisa diketahui lewat sam’i yakni Dalil Naqli berupa Al-Quran dan As-Sunnah seperti alam barzkah, akhirat, azab kubur, tanda-tanda kiamat, surga dan neraka dlsb.


Kamis, 01 Oktober 2015

Keutamaan Malam Lailatul Qadar

“Bersungguh-sungguhlah kalaian dalam mencari Lailatu Qadar pada sepuluh malam yang terakhir di bulan Ramadhan”

Dibulan Ramadhan terdapat suatu amalam istimewa yang disebut Lailatul Qadar, yang artinya “malam kemuliaan”. Malam yang penuh keberkahan ini memang malam paling mulia dalam setahun. Di dalam Al-Quran disebutkan, lebih baik dari pada seribu bulan. Sebagian ulama mengatakan, disebut Lailatul Qadar  karena Allah menakdirkan pada malam itu umur manusia dan rezki-rezki mereka. Yakni, Allah menempakkan semua ketetapa-Nya untuk tahun itu, dari Lailatul Qadar itu sampai Lailatul Qadar tahun berikutnya, kepada para malaikat yang diutus untuk mengurus keadaan makhluk.

Kebesaran malam Lailatul Qadar sebenarnya berpangkal pada dua hal. Pertama, turunya Al-Quran. Kedua, turunya malaikat Jibril dan sebagian besar malaikat untuk memberikan penghormatan kepada mereka yang ikhlas berpuasa dan untuk menyaksikan ibadah mereka serta menyampaikan salam di tengah-tengah penduduk bumi. Karena itu, malam ini juga di sebut Lailatus Salam, malam kesejahteraan, Lailatut Tajalli, malam ketika Alllah melimpahkan cahaya-Nya dan hidayah-Nya kepada mereka yang beribadah di malam hari itu.

Tidak diketahu secara pasti kapan datangnya malam Laillatul Qadar. Tetapi dalam sebagian hadist, kita disuruh mencarinya pada sepuluh hari terakhir bulam Ramadhan. Karena istimewa-Nya Lailatul Qadar, sudah sepatutnya kita menghidupkkan malam-malam yang sangat diharapkan kedatanganya dengan mengerjakan amalan-amalan shalah seperti, shalat tahajud, berdzikir, beristigfar, membaca Al-Quran, itikaf, berbuat kebaikan, serta memperbanyak sedekah.

Malam yang sangat mulia  ini adalah kesempatan yang sangat berharga untuk banyak berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Kita dapat membaca doa apa saja sekehendak kita. Tetapi tentu yang terbaik adalah membaca doa yang terdapat dalam Al-Quran dan yang warid (berasal) dari Rasulullah SAW. Diantaranya yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan Aisyah, yaitu ketika Aisyahberanya kepada Rasulullah apa yang dibaca apabila ia menjumpai Lailatul Qadar. Rasulullah mengajarkan kepada-Nya doa yang di ucapkan pada malam itu yaitu:

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampu. Engkau menyukai pengampunan. Maka ampunilah aku.”

Doa di atas adalah doa yang menyeluruh yang sangat indah sehingga harus dipelihara baik-baik, karena ia menghimpun kebaikan dunia dan akhirat. Dalam Hasyiyah al-Jalalain, Imam ash Shawi mengatakan, “Doa yang paling baik pada malam itu adalah memohon ampunan, sebagaimana doa yang telah diterima Nabi SAW.”


Semoga kita dapat mengamalkanya serta senantia meningkatkan kualitas ke imanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Baik pada bulan Ramdhan maupun di luar bulan Ramdhan, dan semoga Allah SWT mengampuni segala dosa yang telah kita perbuat. Aaminn...

Rabu, 30 September 2015

Anjuran Berqurban

“Sesungguhnya kami telah memberikan kepadmu nikmat yang banyak. Maka dirikanllah shalat karena Tuhanmu dan berkorbalah. Sesungguhnya orang yang mencacimu dialah yang terputus”. (QS Al-Kausar: 1-3)

Dari Ummu Salamah ra. berkata, Rasulullah SAW bersabda; “Apabila kalian telah melihat hilalbulan Dzulhijah dan ada diantara kalian yang akan berqurban maka hendaklah ia tidak memotong rambut dan kukunya”. (HR Muslim)

Waktu pelaksanaan sejak usai sholat Idul Adha dan dua khutbahnya sampai akhir hari Tasyriq. Rosulullah bersabda; “Barang siapa yang menyembelih sebelum shalat Ied sesungguhnya ia menyembelih untuk dirinya sendiri dan barang siapa yang menyembelih setelah shalat dan dua khutbahnya maka ia telah menyempurnakan ibadahnya dan ia telah melaksanakan sunnah orang-orang beriman”. (HR Bukhari dan Muslim)

Ket: apabila seseorang menyembelih hewan qurban sebelum khutbah shalat Ied selesai maka ia berqurban untuk dirinya sendiri (bukan termaksud hewan qurban yang telah disembelih), dan apabila seseorang menyembelih setelah shalat dan dua khutbah maka ia telah melaksanakan sunnah orang-orang beriman. Maka hendaklah ketika ingin menyembelih hewan qurban sesudah shalat dan khutbah selesai.

Hewan yang dilarang untuk di sembelih antara lain:

1. Buta sebelah atau kedua matanya.
2. Pincang salah satu kakinya.
3. Sakit parah.
4. Kurus atau sedikit dagingnya.
5. Terpotong kuping atau buntutnya.

Beberapa hal yang disyariatkan saat menyembelih Hewan Qurban.

1. Membaca Basmallah. "Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang di sebut nama Allah ketika menyembelihnya". (QS Al-An'am: 118)
2. Membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
3. Menghadap kearah kiblat.
4. Membaca takbir sebagaimana hadits riwayat Anas Bin Malik; "Bahwasanya Rosulullah menyembelih dua ekor Kibasy (domba) yang besar dam mempunya dua tanduk dengan tanganya yang mulia sambil membaca basmallah dan takbir". (HR Syaikhon).
5. Membaca doa agar di terima. Rosulullah SAW berdoa ketika berqurban "Ya Allah terimalah qurban Muhammad dan keluarga Muhammad". (HR Muslim).
6. Berlaku Ihsan kepada hewan qurban, dengan cara menyembelih denga pisau yang tajam.
7. Shohibul qurban disunnahkan menyaksikan saat hewan qurbanya di sembelih.
8. Bagi yang berqurban disunnahkan untuk memakan daging hewan qurbanya.
9. Shohibul qurban boleh mengembil maksimal sepertiga dari qurban yang telah disembelih.



Selasa, 01 September 2015

Kisah Segelas Susu

Suatu hari seorang anak miskin menjual barang dari pintu ke pintu untuk membayar uang sekolahnya. Namun pada satu waktu dia hanya punya satu sen, dan ia merasa lapar. 
Akhirnya dia memutuskan untuk meminta makanan ke sebuah rumah. Namun, ia kehilangan keberaniannya ketika seorang wanita muda yang cantik membuka pintu.

Alih-alih meminta makan, ia meminta untuk minum air saja. Kemudian wanita muda ini melihat si anak tampak lapar karena itu ia membawakan segelas besar susu. Anak itu meminumnya secara perlahan, dan kemudian bertanya "berapa harganya?"

"Kamu tidak perlu membayar apa-apa" jawabnya. " Ibu telah mengajarkan ku untuk tidak menerima bayaran untuk sebuah kebaikan. "

Anak itu mengatakan "Dari dalam lubuk hatiku, aku mengucapkan terima kasih"

Howard Kelly meninggalkan rumah itu, ia tidak hanya merasa lebih kuat secara fisik, tapi imannya kepada Tuhan dan sebagai manusia juga kuat. 

Bertahun-tahun kemudian wanita itu sakit kritis. Para dokter di kota itu bingung akan penyakit yang ia idap. Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.

Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Ketika ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran pada mata si dokter.

Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit ke ruangan tempat wanita itu dirawat.

Mengenakan baju dokternya dia pergi menemui wanita itu. Tak perlu waktu lama dia langsung mengenalinya.

Dia kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan hidup wanita itu. Sejak hari itu ia memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.

Setelah perjuangan panjang, pertempuran dimenangkan...

Wanita itu akhirnya sembuh. Dr Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya. Dia melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan yang dikirim ke kamarnya. 

Ketika wanita itu menerima surat tagihannya, ia takut untuk membukanya karena ia yakin biaya yang akan ia tanggung untuk penyembuhannya akan sangat mahal. 

Akhirnya dia melihat, dan sesuatu menarik perhatiannya di lembar tagihan tersebut. Dia membaca kata-kata ini ...

"Dibayar penuh dengan satu gelas susu"

Tertanda, Dr. Howard Kelly
Air mata kebahagiaan membanjiri matanya, bahagia hatinya berdoa: "Terima kasih , Tuhan , bahwa cinta Mu telah menyebar luas melalui hati dan tangan manusia."

Perumpamaan yang infaq Fi Sabilillah;
Allah SWT Berfirman: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan) oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji, Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang dia kehendaki. Dan Allah maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui”. (Q.S. Al-Baqarah: 261)

Perumpamaan yang infaq tidak karna Allah;
Allah SWT Berfirman: “ Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menghilangkan pahala shadaqohmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari akhir. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang diatasnya ada tanah, kemudian batu itu di timpa hujan lebat lalu jadilah ia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai apapun dari yang mereka usahakan, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir”. (Q.S. Al-Baqarah: 264)

Semoga bermanfaat.....


Rabu, 19 Agustus 2015

Sejarah IPM

Ikatan Pelajar Muhammadiyah adalah metamorfosa dari Ikatan Remaja Muhammadiyah yang awalnya bernama Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebagai salah satu dari Organisasi otonom perserikatan Muhammadiyah berbasiskan pelajar.
Kelahiran IPM pada tanggal 18 Juli 1961 M atau 5 Shafar 1381 H, tidak dapat dielakan sebagai upaya untuk memfilter pengaruh gerakan komunisme yang waktu itu mengancam eksistensi keagamaan dan kebangsaan.
Pada tahun 1992, atas tekanan dari pemerintah Orde Baru yang hanya menginstrusikan OSIS sebagai organisasi tunggal kepelajaran yang diperbolehkan eksis, menggiring IPM untuk melakukan perubahan nama. Akhirnya pada tanggal 18 November 1992 M, bertepatan dengan tanggal 22 Jumadil Awal 1413 H, IPM berubah nama menjadi IRM (Ikatan Remaja Muhammadiyah).
Dalam perkembangan selanjutnya, pasca runtuhnya rezim Orde Baru gejolak untuk mengembalikan nama IPM kembali muncul pada Muktamar Xll di Jakarta tahun 2000. Barulah di Muktamar XV IPM di Medan pada tahun 2006, isu  ini disarankan menemui titik terang saat dibentuknya  Tim Eksistensi IPM yang bertugas mengkaji basis massa IPM yang nantinya akan berimplikasi pada perubahan nama.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah berdasarkan rekomendasi Tanwir Muhammadiyah Yogyakarta tahun 2007 mengeluarkan SK Nomenklatur tentang perubahan nama Ikatan Remaja Muhammadiyah menjadi Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebagai dukungan terhadap keputusan perubahan nama tersebut.
Setelah melewati proses yang dialektika yang panjang, forum akhirnya memutuskan bahwa IRM berganti nama menjadi IPM. Namun, perubahan nama itu secara resmi akan dilakukan pada Muktamar  XVl IRM Tahun 2008 di Surakarta. Oleh sebab itu, nama IPM baru secara resmi disahkan pada tanggal 28 Oktober 2008 di Surakarta.
Dasar Gerakan IPM
Ikatan Pelajar Muhammadiyah adalah gerakan Islam dakwah amar makruf nahi munkar dikalangan pelajar dengan tujuan untuk mewujudkan masyarakan Islam yang sebenar-benarnya. IPM memandang Islam merupakan Agama yang berkemajuan rahmatan lil alamin. Hal ini dimaknai bahwa Islam adalah risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW mengandung nilai-nilai kemajuan untuk mewujudkan kehidupan umat manusia yang tercerahkan. Islam berkemajuan dan menghadirkan pencerahan sebagai refleksi dan nilai-nilai emansipasi (yad’uuna ilal khair), humanisasi (ya’ muruuna bil ma’ruf) dan liberal (yanhauna ‘anil munkar), sebagaimana yang terkandung dalam Al-Qur’an Surat Ali-Imran ayat 104:
“Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung.” (Q.S. Ali-Imran 3:104)
Spirit inilah yang menjadi landasan atas setiap proses pencerahan yang dilakukan IPM. Pencerahan sebagai jalan Islam yang membebaskan, memberdayakan, dan memajukan kehidupan dari bentuk keterbelakangan, ketertindasan, dan ketidak adilan hidup umat manusia. sehingga, atas dasar pandangan Islam yang berkemajuan dengan gerakan pencerahan, maka IPM sebagai sayap gerak pelajar harus menjadi gerak ilmu atau gerakan pencerdasan.
Oleh sebab itu, IPM sebagai sebuah gerakan pencerdasan untuk mewujudkan transformasi sosial mesti melandaskan ssetiap gerak langkah perjuanganya pada perkembangan ilmu pengetahuan. Sebab, dari kemajuan ilmu pengetahuanlah sebuah perubahan dapat terwujud. Hal ini tertuang dalam salah satu ayat Al-Qur'an surat Al-Qolam ayat 1 yang memjadi semboyan IPM yakni: "Nuun, demi pena dan segala apa yang mereka tuliskan" (Q.S. Al-Qolam:1)

Minggu, 09 Agustus 2015

Empat Hal Sebelum Tidur

Rasulullah SAW, berpesan kepada Aisyah ra :   “Ya Aisyah jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara, yaitu:

1.    Sebelum khatam Al Qur’an,
2.    Sebelum membuat para Nabi memberimu syafaat di hari akhir,
3.    Sebelum para muslim meridloi kamu,
4.    Sebelum kau melaksanakan haji dan umroh.

“Kemudian Aisyah bertanya : “Ya Rasulullah.... Bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika? ”Rasulullah tersenyum dan bersabda : 

1. Jika engkau tidur hendaklah baca : Surat Al Ikhlas tiga kali seakan-akan kamu mengkhatamkan Al Qur’an. 
2. Bacalah sholawat untuk-Ku dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberi syafaat di hari kiamat. 
3. Beristighfarlah untuk para muslimin maka mereka akan meredloi kamu. 
4. Perbanyaklah bertasbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir maka seakan-akan kamu telah melaksanakan ibadah haji dan umroh. 

semoga bermanfaat...!!!
>
>
>

Sabtu, 18 Juli 2015

6 Pertanyaan Imam Ghozali

Suatu hari Imam Al-Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al-Ghozali mengajukan 6 pertanyaan.

Pertama, "Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini".
Murid-muridnya menjawab orang tua,teman,kerabat. Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar, tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "MATI". Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (Al-Imran:185)

Pertanyaan Kedua, "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini".
Murid-muridnya menjawab Negara China,bulan,matahari,bintang dlsb. Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan adalah benar. Tapi yang paling benar adalah "MASA LALU". Bagaimanapun kiti, apapun keadaan kita, tetapi kita tidak bisa kembali kemasa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

Pertanyaan Ketiga, "Apa yang paling besar di dunia ini".
Murid-muridnya menjawab gunung,bumi,bintang,planet dlsb. Semua jawaban itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "NAFSU". Maka kita hari=us hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka. (Al-Araf:179)

Pertanyaan Keempat, "Apa yang paling berat di dunia ini".
Murid-murid Imam Ghozali ada yang menjawab pesawat,besi,gajah dlsb. Semua jawaban itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling berat adalah "AMANAH". Tumbuh-tumbuhan ,binatang,gunung dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah meminta mereka untuk menjadi Khalifah (pemimpin) di muka bumi. Tetapi manusia dengan sombongnya meyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banya dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak bisa memegang amanahnya. (Al-Ahzab:72)

Pertanyaan Kelima, "Apa yang paling ringan di dunia ini".
Sebagian murid Imam Ghozali ada yang menjawab angin,debu,kertas daun dlsb. Semua itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling ringan di dunia ini adalah "MENINGGALKAN SHOLAT". Gara-gara pekerjaan, kita sampai lupa sholat.

Pertanyaan Keenam, "Apakah yang paling tajam di dunia ini".
Muridnya menjawab dengan serentak pedang... Benar akata Imam Ghozali. Tapi yang paling tajam adalah "LIDAH MANUSIA". Karena melalui lidah, manusia dengan gampangnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.

Semoga Bermanfaat.....!

Senin, 29 Juni 2015

Ilmu Waris

Oleh: Heniy Astiyanto, S.H

WARISAN DAN WASIAT

1. Warisan Cepat Dibagi

Sekarang ini ada kecenderungan untuk memperlambat pembagian warisan. Akibatnya tidak ada kepastian hukum dan menimbulkan sengketa serta fitnah. Maka yang lebih baik ialah warisan itu segera diselesaikan dan idberikan kepada yang berhak. Dengan demikian ada kepastian hukum, menghindari fitnah, dan konflik keluarga. Dilihat dari segi ekonomi harta warisan yang cepat dibagi akan lebih produktif.

2. Tahap Penyelesaian

a. Inventasi harta benda peninggalan pewaris
b. Kemudian dihitung (yang harus dikeluarkan lebih dahulu).
    - Biaya pemakaman
    - Hutang dan pengobatan
    - Wasiat
Maka cara membagi warisan ialah harta peninggalan pewaris (a) dikurangi harta yang harus dikeluarkan (b).

3. Musyawarah

Dalam pembagian warisan lebih baik ialah dengan cara musyawarah kekeluargaan. Para pihak akan menyadari akan hak-haknya, yang penting tercermin keadailan. Bisa juga salah satu ahli waris tidak minta harta warisan karena merasa hidupnya telah berkecukupan dibandingkan dengan saudara-sadaranya. Menurut Kompilasi Hukum Islam Pasal 183, para ahli waris dapat sepakat melakukan perdamaian dalam pembagian harta warisan, setelah menyadari bagianya.

4. Wasiat

Suatu pertanyaan yang sederhana ialah, bagaimana seseorang memberi wasiat apada orang lain?
Adapun caranya sebagai berikut:
a. Wasiat dapat dilakukan dengan cara lisandihadapan dua orang saksi, atau tertulis dihadapan dua orang saksi, atau dihadapan notaris.
b. Wasiat dibolehkan sebanyak-banyaknya sepertiga dari harta warisan kecuali apabila semua ahli waris menyetujuinya.
Kompilasi Huku Islam Pasal 195 (1,2)

5. Wasiat Batal

Seorang memberi wasiat pada orang lain berwujud benda itu sah secara hukum. Tapi wasiat itu sendiri bisa batal antara lain:
a. Orang yang ditunjuk menerima wasiat tidak mengetahui adanya wasiat tersebut sampai meninggal dunia sebelum meninggalnya pewasiat.
b. Yang mewarisi wasiat menolak.
c. Barang yang diwasiatkan musnah.
Kompilasi Hukum Islam Pasal 197 (2,3)

6. Hibah

Kadang orang tua sangat mencintai anaknya. Untuk mewujudkan cintanya itu orang tuanya dapat memberikan hibah pada anaknya.
a. Hibah orang tua kepada anaknya dapat diperhitungkan sebagai warisan.
Kompilasi Hukum Islam Pasal 211
b. Hibah itu tidak dapat ditarik kembali, kecuali hibah orang tuanya kepada anaknya .
Kompilasi Hukum Islam Pasal 212

7. Janda

Janda adalah ahli waris. Janda mendapat seperempat bagian bila pewaris tidak meninggalkan anak, dan bila pewaris meninggalkan anak, maka janda janda mendapat seperdelapan bagian.
Kompilasi Hukum Islam Pasal 180

8. Anak Angkat

Terhadap anak angkat yang tidak menerima wasiat diberi wasiat wajibah sebanyak-banyaknya 1/3 (sepertiga) dari harta warisan orang tua angkatnya.
Kompilasi Hukum Islam Pasal 209 (2)

9. Anak Dalam Kandung

Jika mau membagi warisan ternyata jandanya sedang hamil, lebih baik cara membagi warisan dengan memperhitungkan calon bayi, bagian calon bayi itu disisihkan.
Contoh:
Si A meninggal dunia dan ahli warisnya:
1. Janda hamil
2. Anak kandung laki-laki
Maka ahli waris yang berhak atas warisanya :
1. Janda
2. Calon bayi
3. Anak kandung laki-laki

10. Warisan Orang Hilang

Apabila ada seseorang meninggalkan tempat tinggalnya lama sekali, tanpa ada beritanya, maka para ahli waris dapat meminta hakim menetapkan bahwa orang tersebut  diatas dinyatakan meninggal dunia (ghoib).