Kamis, 07 September 2017

Cara membuat logo adidas 3D menggunakan CorelDraw

Pada kesempatan kali ini kami akan mengulas bagaimana caranya membuat logo adidas 3D menggunakan CorelDraw X5. Untuk membuat logo adidas pastikan komputer anda sudah terinstal CorelDraw terlebih dahulu. 

Langkah Pertama, klik menu star kemudian pilih CorelDraw
gambar 1.1

Langkah Kedua, setelah anda pilih CorelDraw maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini. Pilih New blank document untuk masuk ke halaman kerja.
gambar 1.2

Langkah Ketiga, atur area kerja sesuai kebutuhan anda seperti nama halaman kerja, panjang dan lebar kertas, setelah di atur kemudian klik OK.
gambar 1.3

Langkah Keempat, maka akan tampil halaman kerja CorelDraw X5
gambar 1.4

Langkah Kelima, buat object persegi panjang dengan ukuran 1 x 5 cm, kemudian miringkan object dengan kemiringan 40 derajat.
gambar 1.5

Langkah Keenam, melakukan penggandaan object dengan menekan "Ctrl+D" atau dengan mengcopy. Selanjutnya susunlah object seperti pada gambar di bawah, kemudian gabungkan ke 3 object dengan menekan "Ctrl+G" atau tekan ikon grup.
gambar 1.6

Langkah Ketujuh, buat object persegi panjang yang akan kita gunakan untuk memotong bagian bawah dari ketiga object yang telah kita group. Selanjutnya klik ikon “Back Minus Front”
gambar 1.7

Langkah Kedelapan, kemudian akan tampil seperti pada gambar di bawah ini. Selanjutnya silahkan anda kasih warna agar terlihat menarik.
gambar 1.8

Langkah Kesembilan, setelah diberi warna, selanjutnya kita akan mengextrude object tersebut agar terlihat seperti 3D.
gambar 1.9


Langkah Kesepuluh, langkah selanjutnya adalah membuat tulisan adidas yang akan diletakan di bawah logo. Pilih text tool atau dengan menekan tombol F8.
gambar 1.10


Langkah Kesebelas, setelah semuanya selesai, maka akan tampil seperti gambar dibwah ini.
gambar 1.11

Sekian postingan pada kali ini. Semoga bermanfaat.. Selamat mencoba..












Minggu, 09 April 2017

Konsep Pemograman Struktural

Pemrograman Terstruktur merupakan suatu tindakan untuk membuat program yang berisi instruksi-instruksi dalam bahasa komputer yang disusun secara logis dan sistematis supaya mudah dimengerti, mudah dites, dan mudah dimodifikasi.
Pemrograman terstruktur adalah bahasa pemrograman yang mendukung pembuatan program sebagai kumpulan prosedur. Prosedur-prosedur ini dapat saling memanggil dan dipanggil dari manapun dalam program dan dapat mengunakan parameter yang berbeda-beda untuk setiap pemanggilan. Bahasa pemrograman terstruktur adalah pemrograman yang mendukung abstraksi data, pengkodean terstruktur dan kontrol program terstruktur. Sedangkan Prosedur adalah bagian dari program untuk melakukan operasi-operasi yang sudah ditentukan dengan menggunakan parameter tertentu.

Rabu, 30 Desember 2015

Program Binery Tree Mengunakan Pascal


Binery Tree
Pohon (tree) merupakan struktur data tak linier yang mempunyai sifat-sifat dan ciri-ciri khusus. Struktur ini biasanya digunakan untuk menggambarkan hubungan yang bersifat hirarki antara elemen-elemen yang ada. 
Pohon biner (binary tree) bisa didefinisikan sebagai suatu kumpulan simpul yang mungkin kosong atau mempunyai akar dan dua sub pohon yang saling terpisah yang disebut dengan subpohon kiri (left subtree) dan sub pohon kanan (right subtree). Sub pohohn juga disebut dengan cabang. Karakteristik yang dimiliki oleh pohon biner adalah bahwa setiap simpul paling banyak hanya mempunyai dua bauh anak. Dengan kata lain, derajat tertinggi dari setiap simpul dalam pohon adalah dua. Karakteristik yang lain adalah pohon biner dimungkinkan tidak mempunyai simpul.


Selasa, 29 Desember 2015

Dakwah Bil Lisan



            Pengertian Dakwah
Kata Dakwah merupakan masdar (kata benda) dari kata kerja Da’a, Yad’u yang berarti panggilan, seruan atau ajakan. Pada prinsipnya, dakwah adalah kegiatan yang bersifat menyeru, mengajak dan memanggil orang untuk beriman dan taat kepada Allah SWT sesuai syariat Islam. 
 
             Dakwah Bil Lisan
Dakwah Bil Lisan adalah metode dakwah yang dilakukan oleh seorang da’I dengan mengunakan lisanya pada saat aktivitas dakwah melalui bicara yang biasanya dilakukan dengan ceramah, pidato, khutbah, dlsb. Pada tahap kebudayaan manusia kegiatan membaca dan menulis belum ada. Maka dari itu, dakwah dilakukan dengan metode dakwah bil lisan.
Dalam Al-Qur’an Surah Al-Nahl (16): 125 termuat beberapa metode dakwah sebagaimana dalam firman Allah SWT:
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang terbaik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari JalanNya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
Tiga metode dakwah yang terkandung dalam ayat ini, yaitu : metode al-hikmah, metode al-maw’izhah dan metode mujadalah:

Selasa, 27 Oktober 2015

Pengertian Bid'ah

Pengertian Bid’ah
Ibnu Manzhur berkata: “Bada’asy syai-a, yabda’uhu bad’an wabtada’ahu; artinya menciptakan sesuatu atau mengawali penciptaan sesuatu. Badda’ar rakiyyah, artinya menggali sumur dan membuatnya Al-Badii’u dan Al-Bid’u, artinya sesuatu yang menjadi awal permulaan.

Dalam Al-Quran disebutkan:

“Katakanlah, aku bukanlah Rasul yang pertama di antara Rasul-rasul. dan aku tidak tau apa yang akan diperbuat terhadapku dan terhadapmu. Aku hanyalah mengikuti apa yang di wahyukan kepadaku, dan aku hanyalah pemberi peringatan yang menjelaskan.” (Q.S. Al-Ahqaaf:9)

Rabu, 07 Oktober 2015

Pengertian Takdir

Takdir adalah ketentuan Allah yang ditetapkan sejak zaman azali (dahulu). Dalam bahasa arab takdir disebut dalam dua kata yaitu qadha dan qodar.

Qahda adalah ketentuan atau ketentuan Allah SWT. Tentang segala sesuatu yang berkenaan dengan makhluk-Nya sesuai iradah (kehendak-Nya), meliputi baik, buruk, hidup dan mati dlsb.
Qadar berarti kepastian, peraturan, dan ukuran. Sedangkan menurut istilah, qadar adalah perwujudan ketetapan (qadha) terhadap segala sesuatu yang berkenaan dengan makhluk-Nya yang telah ada sejak zaman dahulu sesuai dengan iradah-Nya. Qadar disebut juga takdir Allah yang berlaku bagi semua makhluk hidup, baik yang telah terjadi, sedang terjadi, maupun yang akan datang.

Allah SWT berfirman dalam surat Ar-Rad ayat:11


“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tidak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain dia”. (QS. Ar-Rad ayat:11)

Kedua kata ini bermakna sama (sinonim) tapi ada juga yang memberi makna berbeda. Menurut Ulama, takdir ada yang bisa berubah ada yang tidak bisa berubah. Yang pertama disebut Takdir Muallaq dan Takdir Mubram.

1. Takdir Mubram
Yaitu takdir Allah yang tidak dapat diubah, tidak dapat memilih serta tidak memiliki kemampuan unutk merubahnya. Takdir Mubram ini terdapat pada sunnatullah yang ada di alam jagat raya ini. Salah satu contohnya adalah kelahiran seseorang, kematian, perjalanan matahari, bulan, planet sesuai dengan ketentuan yang telah digariskan oleh Allah.

 Allah SWT berfirman di dalam surat Al-Imran ayat:154


“Kemudian setelah kamu berdukacita. Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari pada kamu, sedang segolongan lagi telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri, mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah. Mereka berkata: “Apakah ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini?”. Katakanlah: “Sesungguhnya urusan itu seluruhnya ditangan Allah”. Mereka menyembunyika dalam hati mereka apa yang tidak mereka terangkan kepadamu; mereka berkata: “Sekiranya ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan dibunuh (dikalahkan) di sini”. Katakanlah: “Sekiranya kamu ada dirumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh”. “Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada di dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati.

2. Takdir Muallaq
Takdir ini dapat diubah dan manusia di beri akal dan hati nurani untuk memilihnya. Karena pada prinsipnya dalam kehidupan ini, ada sisi positif dan negatif yang akan selalu mengikuti perjalanan panjang manusia. Sisi positif dan negatif tersebut disebut dengan takdir dalam kontek Takdir Muallaq atau kata lain nasib.

Allah SWT berfirman di dalam surat Ar-Rad ayat:39


“Allah menghapus apa yang dia kehendaki dan menetapkan (apa yang dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul Kitab (Lauh Mahfuzh)”. QS. Ar-Rad ayat:39

Contoh dari Takdir Muallaq yaitu: Misalkan ada seseorang miskin kemudian ia berangan ingin menjadi orang kaya, maka ia harus berdoa serta berusaha agar yang ia inginkan untuk menjadi orang kaya dapat terujud.

Wallahualam Bisshoaff
Semoga Artikel singkat ini dapat bermanfaat. Aaminn......


Jumat, 02 Oktober 2015

Pengertian Aqidah

A. Pengertian Aqidah

Aqidah berasal dari kata ‘aqida ya’qidu’ aqdan aqidatan. Kaitan antara arti kata aqdan dan aqidah adalah keyakinan itu tersimpul dengan kokoh di dalam hati, yang memiliki sifat mengikat.

Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat:15



“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar”. (QS Al-Hujurat ayat:15)

1. Menurut Hasan Al-Banna
Aqidah (bentuk prural dari aqidah) beberapa perkara yang wajib diyakini kebenaranya oleh hati, mendatangkan ketentraman jiwa, menjadi keyakinan yang bercampur  sedikitpun  dengan keragu-raguan.

2. Menurut Abu Bakar Jabir al-Jazairy
Aqidah adalah sejumlah kebenaran yang dapat di terima secara umum oleh manusia berdasarkan akal, wahyu, dan fitrah. Kebenaran itu di patrikan oleh manusia di dalam hati serta di yakini kesahihan dan keberadaanya secara pasti dan di tolak segala sesuatu yang bertentangan dengan kebenaran itu.

Dari kedua definisi di atas dapat diartikan Aqidah merupakan suatu kepercayaan, keyakinan, dari dalam hati seseorang tanpa ada sedikitpun rasa ragu-ragu terhadapnya.

B. Sumber Aqidah yang benar

Aqidah adalah tauqifiyah. Artinya: tidak bisa di tetapkan kecuali dengan dalil syar’i, tidak ada medan ijtihad dan berpendapat di dalamnya. Karena itulah sumber-sumbernya terbatas kepada apa yang ada di dalam A;-Quran dan As-Sunnah. Sebab tidak seorangpun yang lebih mengetahui tentang Allah, tentang apa-apa yang wajib bagi-Nya dan apa yang harus disucikan dari-Nya melainkan Allah sendiri. Oleh karena itu manhaj as-Salafush Shalih dan para pengikutnya dalam mengambil Aqidah terbatas pada Al-Qur’an dan As-Sunnah/Hadists.

C. Istilah-istilah lain tentang Aqidah

1. Iman: Sesuatu yang di yakini di dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan perbuatan.
2. Tauhid: Mengesakan Allah SWT
3. Ushuludin: Pokok-pokok Agama
4. Fiqh Akbar: Berdasarkan pemahaman bahwa Tafaqquh Fiddin yang di perintahkan Allah dalam surat At-Taubah ayat:122, bukan hanya malah fiqh, tentu dan lebih utama masalah Aqidah. Dikatakan fiqh akbar, adalah untuk membedakan dengan fiqh dalam masalah hukum.

D. Ruang lingkup Aqidah

Menurut Hasan Al-Banna ruang lingkup Islam meliputi:

1. Ilahiyyat
Yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan Allah, seperti ujud Allah, sifat Allah, nama dan perbuatan Allah dlsb.

2. Nubuwat
Yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang berhubungan behubungan dengan Nabi dan Rasul. Pdmbicaraan mengenai kitab-kitab Allah yang dibawa para Rasul, Mu’jizat Rasul dlsb.

3. Ruhaniyat
Yaitu tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan alam metafisik/ghaib seperti jin, iblis, syaiton, malaikat dlsb.

4. Sam’iyyat
Yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang hanya bisa diketahui lewat sam’i yakni Dalil Naqli berupa Al-Quran dan As-Sunnah seperti alam barzkah, akhirat, azab kubur, tanda-tanda kiamat, surga dan neraka dlsb.


Kamis, 01 Oktober 2015

Keutamaan Malam Lailatul Qadar

“Bersungguh-sungguhlah kalaian dalam mencari Lailatu Qadar pada sepuluh malam yang terakhir di bulan Ramadhan”

Dibulan Ramadhan terdapat suatu amalam istimewa yang disebut Lailatul Qadar, yang artinya “malam kemuliaan”. Malam yang penuh keberkahan ini memang malam paling mulia dalam setahun. Di dalam Al-Quran disebutkan, lebih baik dari pada seribu bulan. Sebagian ulama mengatakan, disebut Lailatul Qadar  karena Allah menakdirkan pada malam itu umur manusia dan rezki-rezki mereka. Yakni, Allah menempakkan semua ketetapa-Nya untuk tahun itu, dari Lailatul Qadar itu sampai Lailatul Qadar tahun berikutnya, kepada para malaikat yang diutus untuk mengurus keadaan makhluk.

Kebesaran malam Lailatul Qadar sebenarnya berpangkal pada dua hal. Pertama, turunya Al-Quran. Kedua, turunya malaikat Jibril dan sebagian besar malaikat untuk memberikan penghormatan kepada mereka yang ikhlas berpuasa dan untuk menyaksikan ibadah mereka serta menyampaikan salam di tengah-tengah penduduk bumi. Karena itu, malam ini juga di sebut Lailatus Salam, malam kesejahteraan, Lailatut Tajalli, malam ketika Alllah melimpahkan cahaya-Nya dan hidayah-Nya kepada mereka yang beribadah di malam hari itu.

Tidak diketahu secara pasti kapan datangnya malam Laillatul Qadar. Tetapi dalam sebagian hadist, kita disuruh mencarinya pada sepuluh hari terakhir bulam Ramadhan. Karena istimewa-Nya Lailatul Qadar, sudah sepatutnya kita menghidupkkan malam-malam yang sangat diharapkan kedatanganya dengan mengerjakan amalan-amalan shalah seperti, shalat tahajud, berdzikir, beristigfar, membaca Al-Quran, itikaf, berbuat kebaikan, serta memperbanyak sedekah.

Malam yang sangat mulia  ini adalah kesempatan yang sangat berharga untuk banyak berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Kita dapat membaca doa apa saja sekehendak kita. Tetapi tentu yang terbaik adalah membaca doa yang terdapat dalam Al-Quran dan yang warid (berasal) dari Rasulullah SAW. Diantaranya yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan Aisyah, yaitu ketika Aisyahberanya kepada Rasulullah apa yang dibaca apabila ia menjumpai Lailatul Qadar. Rasulullah mengajarkan kepada-Nya doa yang di ucapkan pada malam itu yaitu:

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampu. Engkau menyukai pengampunan. Maka ampunilah aku.”

Doa di atas adalah doa yang menyeluruh yang sangat indah sehingga harus dipelihara baik-baik, karena ia menghimpun kebaikan dunia dan akhirat. Dalam Hasyiyah al-Jalalain, Imam ash Shawi mengatakan, “Doa yang paling baik pada malam itu adalah memohon ampunan, sebagaimana doa yang telah diterima Nabi SAW.”


Semoga kita dapat mengamalkanya serta senantia meningkatkan kualitas ke imanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Baik pada bulan Ramdhan maupun di luar bulan Ramdhan, dan semoga Allah SWT mengampuni segala dosa yang telah kita perbuat. Aaminn...

Rabu, 30 September 2015

Anjuran Berqurban

“Sesungguhnya kami telah memberikan kepadmu nikmat yang banyak. Maka dirikanllah shalat karena Tuhanmu dan berkorbalah. Sesungguhnya orang yang mencacimu dialah yang terputus”. (QS Al-Kausar: 1-3)

Dari Ummu Salamah ra. berkata, Rasulullah SAW bersabda; “Apabila kalian telah melihat hilalbulan Dzulhijah dan ada diantara kalian yang akan berqurban maka hendaklah ia tidak memotong rambut dan kukunya”. (HR Muslim)

Waktu pelaksanaan sejak usai sholat Idul Adha dan dua khutbahnya sampai akhir hari Tasyriq. Rosulullah bersabda; “Barang siapa yang menyembelih sebelum shalat Ied sesungguhnya ia menyembelih untuk dirinya sendiri dan barang siapa yang menyembelih setelah shalat dan dua khutbahnya maka ia telah menyempurnakan ibadahnya dan ia telah melaksanakan sunnah orang-orang beriman”. (HR Bukhari dan Muslim)

Ket: apabila seseorang menyembelih hewan qurban sebelum khutbah shalat Ied selesai maka ia berqurban untuk dirinya sendiri (bukan termaksud hewan qurban yang telah disembelih), dan apabila seseorang menyembelih setelah shalat dan dua khutbah maka ia telah melaksanakan sunnah orang-orang beriman. Maka hendaklah ketika ingin menyembelih hewan qurban sesudah shalat dan khutbah selesai.

Hewan yang dilarang untuk di sembelih antara lain:

1. Buta sebelah atau kedua matanya.
2. Pincang salah satu kakinya.
3. Sakit parah.
4. Kurus atau sedikit dagingnya.
5. Terpotong kuping atau buntutnya.

Beberapa hal yang disyariatkan saat menyembelih Hewan Qurban.

1. Membaca Basmallah. "Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang di sebut nama Allah ketika menyembelihnya". (QS Al-An'am: 118)
2. Membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
3. Menghadap kearah kiblat.
4. Membaca takbir sebagaimana hadits riwayat Anas Bin Malik; "Bahwasanya Rosulullah menyembelih dua ekor Kibasy (domba) yang besar dam mempunya dua tanduk dengan tanganya yang mulia sambil membaca basmallah dan takbir". (HR Syaikhon).
5. Membaca doa agar di terima. Rosulullah SAW berdoa ketika berqurban "Ya Allah terimalah qurban Muhammad dan keluarga Muhammad". (HR Muslim).
6. Berlaku Ihsan kepada hewan qurban, dengan cara menyembelih denga pisau yang tajam.
7. Shohibul qurban disunnahkan menyaksikan saat hewan qurbanya di sembelih.
8. Bagi yang berqurban disunnahkan untuk memakan daging hewan qurbanya.
9. Shohibul qurban boleh mengembil maksimal sepertiga dari qurban yang telah disembelih.



Selasa, 01 September 2015

Kisah Segelas Susu

Suatu hari seorang anak miskin menjual barang dari pintu ke pintu untuk membayar uang sekolahnya. Namun pada satu waktu dia hanya punya satu sen, dan ia merasa lapar. 
Akhirnya dia memutuskan untuk meminta makanan ke sebuah rumah. Namun, ia kehilangan keberaniannya ketika seorang wanita muda yang cantik membuka pintu.

Alih-alih meminta makan, ia meminta untuk minum air saja. Kemudian wanita muda ini melihat si anak tampak lapar karena itu ia membawakan segelas besar susu. Anak itu meminumnya secara perlahan, dan kemudian bertanya "berapa harganya?"

"Kamu tidak perlu membayar apa-apa" jawabnya. " Ibu telah mengajarkan ku untuk tidak menerima bayaran untuk sebuah kebaikan. "

Anak itu mengatakan "Dari dalam lubuk hatiku, aku mengucapkan terima kasih"

Howard Kelly meninggalkan rumah itu, ia tidak hanya merasa lebih kuat secara fisik, tapi imannya kepada Tuhan dan sebagai manusia juga kuat. 

Bertahun-tahun kemudian wanita itu sakit kritis. Para dokter di kota itu bingung akan penyakit yang ia idap. Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.

Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Ketika ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran pada mata si dokter.

Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit ke ruangan tempat wanita itu dirawat.

Mengenakan baju dokternya dia pergi menemui wanita itu. Tak perlu waktu lama dia langsung mengenalinya.

Dia kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan hidup wanita itu. Sejak hari itu ia memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.

Setelah perjuangan panjang, pertempuran dimenangkan...

Wanita itu akhirnya sembuh. Dr Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya. Dia melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan yang dikirim ke kamarnya. 

Ketika wanita itu menerima surat tagihannya, ia takut untuk membukanya karena ia yakin biaya yang akan ia tanggung untuk penyembuhannya akan sangat mahal. 

Akhirnya dia melihat, dan sesuatu menarik perhatiannya di lembar tagihan tersebut. Dia membaca kata-kata ini ...

"Dibayar penuh dengan satu gelas susu"

Tertanda, Dr. Howard Kelly
Air mata kebahagiaan membanjiri matanya, bahagia hatinya berdoa: "Terima kasih , Tuhan , bahwa cinta Mu telah menyebar luas melalui hati dan tangan manusia."

Perumpamaan yang infaq Fi Sabilillah;
Allah SWT Berfirman: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan) oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji, Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang dia kehendaki. Dan Allah maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui”. (Q.S. Al-Baqarah: 261)

Perumpamaan yang infaq tidak karna Allah;
Allah SWT Berfirman: “ Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menghilangkan pahala shadaqohmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari akhir. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang diatasnya ada tanah, kemudian batu itu di timpa hujan lebat lalu jadilah ia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai apapun dari yang mereka usahakan, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir”. (Q.S. Al-Baqarah: 264)

Semoga bermanfaat.....


Rabu, 19 Agustus 2015

Sejarah IPM

Ikatan Pelajar Muhammadiyah adalah metamorfosa dari Ikatan Remaja Muhammadiyah yang awalnya bernama Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebagai salah satu dari Organisasi otonom perserikatan Muhammadiyah berbasiskan pelajar.
Kelahiran IPM pada tanggal 18 Juli 1961 M atau 5 Shafar 1381 H, tidak dapat dielakan sebagai upaya untuk memfilter pengaruh gerakan komunisme yang waktu itu mengancam eksistensi keagamaan dan kebangsaan.
Pada tahun 1992, atas tekanan dari pemerintah Orde Baru yang hanya menginstrusikan OSIS sebagai organisasi tunggal kepelajaran yang diperbolehkan eksis, menggiring IPM untuk melakukan perubahan nama. Akhirnya pada tanggal 18 November 1992 M, bertepatan dengan tanggal 22 Jumadil Awal 1413 H, IPM berubah nama menjadi IRM (Ikatan Remaja Muhammadiyah).
Dalam perkembangan selanjutnya, pasca runtuhnya rezim Orde Baru gejolak untuk mengembalikan nama IPM kembali muncul pada Muktamar Xll di Jakarta tahun 2000. Barulah di Muktamar XV IPM di Medan pada tahun 2006, isu  ini disarankan menemui titik terang saat dibentuknya  Tim Eksistensi IPM yang bertugas mengkaji basis massa IPM yang nantinya akan berimplikasi pada perubahan nama.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah berdasarkan rekomendasi Tanwir Muhammadiyah Yogyakarta tahun 2007 mengeluarkan SK Nomenklatur tentang perubahan nama Ikatan Remaja Muhammadiyah menjadi Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebagai dukungan terhadap keputusan perubahan nama tersebut.
Setelah melewati proses yang dialektika yang panjang, forum akhirnya memutuskan bahwa IRM berganti nama menjadi IPM. Namun, perubahan nama itu secara resmi akan dilakukan pada Muktamar  XVl IRM Tahun 2008 di Surakarta. Oleh sebab itu, nama IPM baru secara resmi disahkan pada tanggal 28 Oktober 2008 di Surakarta.
Dasar Gerakan IPM
Ikatan Pelajar Muhammadiyah adalah gerakan Islam dakwah amar makruf nahi munkar dikalangan pelajar dengan tujuan untuk mewujudkan masyarakan Islam yang sebenar-benarnya. IPM memandang Islam merupakan Agama yang berkemajuan rahmatan lil alamin. Hal ini dimaknai bahwa Islam adalah risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW mengandung nilai-nilai kemajuan untuk mewujudkan kehidupan umat manusia yang tercerahkan. Islam berkemajuan dan menghadirkan pencerahan sebagai refleksi dan nilai-nilai emansipasi (yad’uuna ilal khair), humanisasi (ya’ muruuna bil ma’ruf) dan liberal (yanhauna ‘anil munkar), sebagaimana yang terkandung dalam Al-Qur’an Surat Ali-Imran ayat 104:
“Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung.” (Q.S. Ali-Imran 3:104)
Spirit inilah yang menjadi landasan atas setiap proses pencerahan yang dilakukan IPM. Pencerahan sebagai jalan Islam yang membebaskan, memberdayakan, dan memajukan kehidupan dari bentuk keterbelakangan, ketertindasan, dan ketidak adilan hidup umat manusia. sehingga, atas dasar pandangan Islam yang berkemajuan dengan gerakan pencerahan, maka IPM sebagai sayap gerak pelajar harus menjadi gerak ilmu atau gerakan pencerdasan.
Oleh sebab itu, IPM sebagai sebuah gerakan pencerdasan untuk mewujudkan transformasi sosial mesti melandaskan ssetiap gerak langkah perjuanganya pada perkembangan ilmu pengetahuan. Sebab, dari kemajuan ilmu pengetahuanlah sebuah perubahan dapat terwujud. Hal ini tertuang dalam salah satu ayat Al-Qur'an surat Al-Qolam ayat 1 yang memjadi semboyan IPM yakni: "Nuun, demi pena dan segala apa yang mereka tuliskan" (Q.S. Al-Qolam:1)